Detail Articles

Malam Ini Jatah 200 Warga Baru dari Kota

Malam Ini Jatah 200 Warga Baru dari Kota

KOTA MADIUN – Panitia acara pengesahan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) juga berharap agar calon warga tertib di jalan dan tidak menimbulkan keributan. Untuk malam ini sendiri, warga yang mengikuti seremonial “sah-sahan” dari siswa menjadi warga PSHT ada sekitar 200 orang.

“Yang ikut acara pengesahan malam ini ada 200 orang yang berasal dari wilayah Kota Madiun saja,” kata Firman (34), salah satu panitia pelaksana pengesahan warga PSHT, Sabtu (26/11) malam.

Pusat kegiatan malam ini ada di makam Taman Jl Kemiri, Kota Madiun, tempat di mana salah satu pendiri PSHT, Imam Kussupangat, dimakamkan. Salah satu agenda utamanya adalah ritual ziarah ke makam Imam.

Ratusan warga dan calon warga PSHT tampak terkonsentrasi di areal makam tersebut. Sementara menurut pantauan teman @dakita.com, di Padepokan PSHT, Jl Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun, sampai pukul 21.30 WIB masih steril dari kegiatan.

Menurut Firman, untuk calon warga dari wilayah Kabupaten Madiun, mereka akan mendapat jatah waktu pengesahan Minggu (27/11) besok. Sengaja dibagi menjadi dua sesi agar tidak terjadi penumpukan massa berlebihan di jalanan Kota Madiun.

Konvoi memang terlihat di mana-mana. Warga dan calon warga PSHT mengendarai sepeda motor beriring-iringan menuju ke pusat kegiatan malam ini. Sempat terjadi keributan kecil di sekitar Stasiun Kota Madiun. Tapi aparat yang sudah siap mengamankan malam ini dengan sigap kembali mengamankan situasi.(tim @dakita)


STERIL: Suasana Padepokan SH Terate, Jl Merak, Kota Madiun, Sabtu (26/11) malam.(prasjiwo)

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Daerah Kita" Lainnya